Wellness tourism atau wisata kesehatan dan kebugaran berbasis tradisi suku bangsa harus terus dikembangkan.
Indonesia menjadi salah satu negara yang dinilai memiliki posisi strategis dalam memenuhi permintaan tersebut.
Dengan jumlah 1,7 juta pekerja di bidang wellness tourism, maka perlu didorong, Indonesia menjadi salah satu kontributor dari aspek pariwisata.
Saat ini pemerintah sedang giat-giatnya mendukung kegiatan wellness tourism sebagai salah satu destinasi wisata yang memberikan nilai ekonomi.
Tren baru dalam bisnis pariwisata wellness (wellness tourism) dimulai pada era baru (new normal) setelah pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu.
Wellness Tourism dengan basic kearifan lokal ke depannya menjadi potensi yang bagus bagi pendapatan negara dari bidang pariwisata.
Indonesia ini adalah negara yang patut untuk mendapatkan promosi wisata, terutama di bidang wellness atau kesehatan dan kebugaran yang berbasis tradisi.
Wellness tourism merupakan sebuah aktivitas dalam memelihara, mengelola, meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan.
Dalam memajukan wellness tourism atau wisata kesehatan dan kebugaran harus melibatkan seluruh stakeholder yang berkepentingan.
Salah satu potensi daya tarik wisata Bali yang bisa dikembangkan sejalan dengan perhatian wisatawan terhadap masalah kesehatan adalah wisata kebugaran.
Bagaimana menyempurnakan peran pemerintah dalam pengembangan wellness Tourism di Indonesia, selain bermanfaat bagi masyarakat di Nusantara.
Antara wellness tourism dan health tourism memiliki produk yang bisa dikombinasikan, namun tujuannya berbeda.
Wellness tourism atau wisata kesehatan tradisional menjadi potensi yang sangat besar untuk menghasilkan devisa negara dari sektor pariwisata.
Industri tour dan travel dalam wisata wellness di Indonesia terus berkembang.
Kaya Potensi Jamu dan Kuliner Tradisional, Jateng Kembangkan Wellness Tourism